Selasa, 10 Maret 2015

Hizbullah Lebih Tangguh Daripada Pasukan Negara Arab Manapun

admin media  |  at  Selasa, Maret 10, 2015  |  , ,  |  No comments


Washington, –GenSyiah  Institut Washington untuk Kebijakan Timur Dekat (The Washington Institute for Near East Policy/WINEP) dalam sebuah kajiannya yang diajukan oleh Noam Raydan menyatakan bahwa seandainya kelompok kontra Hizbullah atau pemerintah Lebanon dapat melemahkan milisi pimpinan Hassan Nasrallah ini niscaya hal itu sudah mereka lakukan sejak dulu.
Sebagaimana dimuat Rai al-Youm Senin (9/3/2015) WINEP menilai bahwa sejak 2008, banyak faksi di Lebanon berinterasi dengan Hizbullah dengan penuh hati-hati karena dua faktor sebagai berikut;
Pertama, upaya melemahkan Hizbullah yang notabene organisasi bersenjata terkuat di Lebanon tidak bisa dilakukan karena dapat menyeret negara ini kepada perang saudara. Meskipun mungkin di mata banyak orang Lebanon Hizbullah adalah Iran, bukan Lebanon, namun tak dapat dipungkiri bahwa milisi Syiah ini merupakan kelompok berpengaruh yang dapat menggalang aliansi politik dengan kelompok-kelompok Kristen dan Druze, dan bahkan dengan sebagian kelompok Sunni.
Mengingat popularitasnya di tengah masyarakat Syiah serta kebesaran kekuatan senjatanya, tidak bisa kelompok kontra Hizbullah melakukan tindakan seperti yang didiupayakan oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa. Di Lebanon, Hizbullah bukanlah seperti kelompok teroris.
Kedua, semua partai kontra Hizbullah kapanpun dapat melontarkan kritikan pedas terhadap Hizbullah, tapi tidak dapat memeranginya secara militer. Karena itu, sebagian orang Lebanon keliru ketika mengandalkan negara-negara asing seperti Israel untuk menundukkan Hizbyllah, terutama setelah tahun 2006. Seandainyapun Israel di masa mendatang bermaksud menumpas Hizbullah, maka hal ini bagi seluruh orang Lebanon akan sangat fatal karena dampak perangnya akan lebih buruk daripada dampak perang terbaru antara Hizbullah dan Israel.
WINEP melanjutkan bahwa Hizbullah bukan kekuatan yang tak terkalahkan, sebab di Suriah mereka menderita banyak kerugian dan barisannya pun pernah dijebol oleh mata-mata Israel. Namun demikian, Hizbullah waktu dekat ini tidak akan terkalahkan.
Menurut WINEP, selain terus meningkatkan kekuatan militernya, Hizbullah juga telah mendapatkan pengalaman perang penting dalam perang di Suriah serta berhasil meningkatkan kekuatan intelijen militer dan komunikasinya, sebagaimana disebutkan Christian Science Monitor, dan Mantan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Benny Gantz bahkan pada tahun 2014 mengakui Hizbullah sekarang telah menjelma menjadi kekuatan yang militer yang lebih tangguh daripada pasukan militer negara Arab manapun.
Di bagian akhir, setelah menyebutkan bahaya ancaman terorisme yang merebak akibat konflik Suriah, WINEP berkesimpulan bahwa masalah yang lebih krusial sekarang adalah bahaya terorisme daripada masalah Hizbullah. Perang Lebanon sekarang bukan dengan Hizbyllah, melainkan melawan para ekstrimis yang datang dari perbatasan Suriah.
WINEP menyebut Lebanon telah menjadi seperti menara miring di Pisa, Italia. Bedanya, kemiringan Libanon tidak sepenuhnya stabil.

Administrator

Seorang Muslim Syiah Imamiyah Itsna 'Asyariyah: Pecinta Rasulullah Saw dan Ahlulbaitnya dan Pecinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Ya Aba Abdillah! Hidup Indonesia!

0 komentar:

General

© 2015 Gen Syi'ah. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger Template. Powered by Blogger.