Latest

Selasa, 30 Juni 2015


Acara tahlilan selama tiga hari akan digelar di masjid raya Kuwait, masjid terbesar milik Ahli Sunnah Kuwait. Hal ini bertujuan menciptakan solidaritas dan persaudaraan di kalangan kabilah-kabilah Kuwait.

Ribuan warga Kuwait telah mengantarkan jenazah para syuhada Kuwait yang telah menjadi korban aksi teroris di Masjid Imam Shadiq as ke liang lahad mereka. Pemerintah Kuwait juga mengumumkan
duka nasional selama tiga hari.

Para syuhada ini akan dimakamkan di pekuburan yang terletak di daerah al-Shulaibikhat. Para petinggi negara Kuwait menghadiri salat jenazah untuk para syuhada ini. Para pengiring jenazah mengibarkan bendera nasional Kuwait selama proses pemakaman.

“Kehadiran seluruh lapisan rakyat dalam ritual pemakaman ini membuktikan persatuan rakyat kita. Tujuan para teroris telah kalah. Kehadiran ini adalah bukti bahwa para teroris itu tidak bisa mewujudkan perpecahan di kalangan rakyat,” ujar Marzuq Ghanim kepala Parlemen Kuwait.

Majelis Menteri Kuwait dalam sebuah pertemuan darurat menegaskan, seluruh pihak keamanan dan kepolisian Kuwait telah bersiap siaga untuk menghadapai terorisme hitam.

Mesir, Iran, Lebanon, Bahrain, Arab Saudi, dan lembaga-lembaga internasional termasuk PBB dan Dewan Kerja Sama Teluk Persia telah mengecam aksi teroris tersebut. Aksi teroris di Masjid Imam Shadiq Kuwait menelan korban sebanyak dua puluh lima orang gugur dan dua ratus dua puluh tujuh orang luka-luka.

Kementerian Negara Kuwait mengumumkan telah berhasil menangkap pemilik mobil yang mengangkut pelaku bom bunuh diri ke Masjid Imam Shadiq as. Hingga kini, sopir ini sedang dalam proses interview.

Sumber : Reportase Islam 
Berita Islam

Acara Tahlilan untuk Para Syuhada Kuwait

Unknown  |  at  Selasa, Juni 30, 2015


Acara tahlilan selama tiga hari akan digelar di masjid raya Kuwait, masjid terbesar milik Ahli Sunnah Kuwait. Hal ini bertujuan menciptakan solidaritas dan persaudaraan di kalangan kabilah-kabilah Kuwait.

Ribuan warga Kuwait telah mengantarkan jenazah para syuhada Kuwait yang telah menjadi korban aksi teroris di Masjid Imam Shadiq as ke liang lahad mereka. Pemerintah Kuwait juga mengumumkan
duka nasional selama tiga hari.

Para syuhada ini akan dimakamkan di pekuburan yang terletak di daerah al-Shulaibikhat. Para petinggi negara Kuwait menghadiri salat jenazah untuk para syuhada ini. Para pengiring jenazah mengibarkan bendera nasional Kuwait selama proses pemakaman.

“Kehadiran seluruh lapisan rakyat dalam ritual pemakaman ini membuktikan persatuan rakyat kita. Tujuan para teroris telah kalah. Kehadiran ini adalah bukti bahwa para teroris itu tidak bisa mewujudkan perpecahan di kalangan rakyat,” ujar Marzuq Ghanim kepala Parlemen Kuwait.

Majelis Menteri Kuwait dalam sebuah pertemuan darurat menegaskan, seluruh pihak keamanan dan kepolisian Kuwait telah bersiap siaga untuk menghadapai terorisme hitam.

Mesir, Iran, Lebanon, Bahrain, Arab Saudi, dan lembaga-lembaga internasional termasuk PBB dan Dewan Kerja Sama Teluk Persia telah mengecam aksi teroris tersebut. Aksi teroris di Masjid Imam Shadiq Kuwait menelan korban sebanyak dua puluh lima orang gugur dan dua ratus dua puluh tujuh orang luka-luka.

Kementerian Negara Kuwait mengumumkan telah berhasil menangkap pemilik mobil yang mengangkut pelaku bom bunuh diri ke Masjid Imam Shadiq as. Hingga kini, sopir ini sedang dalam proses interview.

Sumber : Reportase Islam 

0 komentar:

Rabu, 24 Juni 2015

Bentrokan berat Hamas dengan ISIL pecah di distrik Sheikh Ridvan, Gaza setelah pasukan keamanan Hamas mencoba menangkap seorang komandan terkenal Salafi sehari sebelumnya, Palestina Today melaporkan.

Pendukung ISIS mulai mengintensifkan kegiatan mereka di Jalur Gaza baru-baru ini dan  Hamas berusaha menghadapi mereka dengan segala cara.

Pada Minggu silam, ISIS membunuh seorang komandan Hamas bernama Saber Siam di Jalur Gaza dengan meledakkan bom di kendaraannya.

Hamas berhasil menangkap puluhan pendukung ISIS dalam beberapa pekan terakhir setelah ISIS mengambil alih kamp pengungsi Yarmouk di dekat Damaskus.
palestina terkini

ISIS Bentrok dengan Hamas di Jalur Gaza

Unknown  |  at  Rabu, Juni 24, 2015

Bentrokan berat Hamas dengan ISIL pecah di distrik Sheikh Ridvan, Gaza setelah pasukan keamanan Hamas mencoba menangkap seorang komandan terkenal Salafi sehari sebelumnya, Palestina Today melaporkan.

Pendukung ISIS mulai mengintensifkan kegiatan mereka di Jalur Gaza baru-baru ini dan  Hamas berusaha menghadapi mereka dengan segala cara.

Pada Minggu silam, ISIS membunuh seorang komandan Hamas bernama Saber Siam di Jalur Gaza dengan meledakkan bom di kendaraannya.

Hamas berhasil menangkap puluhan pendukung ISIS dalam beberapa pekan terakhir setelah ISIS mengambil alih kamp pengungsi Yarmouk di dekat Damaskus.

0 komentar:

Senin, 22 Juni 2015

Hal ini terjadi ketika tim perunding nuklir Iran di bawah komando Sayyid Abbas Iraqchi Wamenlu Iran yang sekarang berada di Wina, Austria, guna mengupas pasal-pasal kesepakatan nuklir yang masih diperselisihkan.

Menanggapi isu ini, Israel menepis berita yang telah tersebar itu. Menurut Menteri Pertahanan Israel, Tel Aviv tidak akan pernah menggunakan cara-cara seperti ini untuk mengumpulkan data. Masih banyak jalan lain yang bisa digunakan untuk memperoleh informasi tentang perundingan nuklir iran. Jubir Kementerian Luar Negeri Amerika juga yakin bahwa keamanan tim perunding terjamin.

Tetapi, beberapa alasan berikut ini membuat kita meragukan kejujuran Israel tersebut:

a. Masa lalu buruk Israel selama proses perundingan nuklir, pengiriman virus ke situs-situs nuklir Iran, dan teror terhadap para ilmuwan nuklir Iran.

b. Para petinggi Amerika berkali-kali menyatakan akan melibatkan Israel selama proses perundingan nuklir. Hal ini terbukti dengan realita bahwa setelah setiap kali perundingan usai, Wandy Sherman atau John Kerry pasti berkunjung ke Tel Aviv.

c. Reaksi Amerika terhadap masalah mata-mata ini menunjukkan seakan-akan mengatahui hal ini. Sudah semestinya Amerika harus memprotes tindakan Israel sekalipun dengan tujuan untuk menjaga prestise yang dimiliki selama ini.
Opini

Mengapa Israel Memata-matai Perundingan Nuklir Iran?

Unknown  |  at  Senin, Juni 22, 2015

Hal ini terjadi ketika tim perunding nuklir Iran di bawah komando Sayyid Abbas Iraqchi Wamenlu Iran yang sekarang berada di Wina, Austria, guna mengupas pasal-pasal kesepakatan nuklir yang masih diperselisihkan.

Menanggapi isu ini, Israel menepis berita yang telah tersebar itu. Menurut Menteri Pertahanan Israel, Tel Aviv tidak akan pernah menggunakan cara-cara seperti ini untuk mengumpulkan data. Masih banyak jalan lain yang bisa digunakan untuk memperoleh informasi tentang perundingan nuklir iran. Jubir Kementerian Luar Negeri Amerika juga yakin bahwa keamanan tim perunding terjamin.

Tetapi, beberapa alasan berikut ini membuat kita meragukan kejujuran Israel tersebut:

a. Masa lalu buruk Israel selama proses perundingan nuklir, pengiriman virus ke situs-situs nuklir Iran, dan teror terhadap para ilmuwan nuklir Iran.

b. Para petinggi Amerika berkali-kali menyatakan akan melibatkan Israel selama proses perundingan nuklir. Hal ini terbukti dengan realita bahwa setelah setiap kali perundingan usai, Wandy Sherman atau John Kerry pasti berkunjung ke Tel Aviv.

c. Reaksi Amerika terhadap masalah mata-mata ini menunjukkan seakan-akan mengatahui hal ini. Sudah semestinya Amerika harus memprotes tindakan Israel sekalipun dengan tujuan untuk menjaga prestise yang dimiliki selama ini.

0 komentar:

Berbicara pada kondisi anonimitas, sumber itu mengatakan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, juga menteri dalam negeri, secara pribadi mengikuti dan memantau pembentukan dan kegiatan tim keamanan itu.

Menurut situs berita Nahrainnet, 23 aktivis politik Arab telah dimasukkan dalam daftar yang akan dibunuh oleh unit rahasia di wilayah Qatif.

Laporan itu menambahkan bahwa tokoh oposisi terkenal di kota Qatif yang dianggap sebagai "ancaman" untuk rezim Saudi, adalah target pembunuhan demi kegiatan damai mereka.

Organisasi hak asasi manusia internasional telah mengecam Arab Saudi karena gagal mengatasi situasi hak asasi di kerajaan. Mereka mengatakan Riyadh telah terus-menerus menerapkan kebijakan represif yang menahan kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul.

Aktivis mengatakan ada lebih dari 30.000 tahanan politik di Arab Saudi.
zionis

Mendagri Arab Saudi Bentuk Tim Pembunuh

Unknown  |  at  Senin, Juni 22, 2015

Berbicara pada kondisi anonimitas, sumber itu mengatakan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, juga menteri dalam negeri, secara pribadi mengikuti dan memantau pembentukan dan kegiatan tim keamanan itu.

Menurut situs berita Nahrainnet, 23 aktivis politik Arab telah dimasukkan dalam daftar yang akan dibunuh oleh unit rahasia di wilayah Qatif.

Laporan itu menambahkan bahwa tokoh oposisi terkenal di kota Qatif yang dianggap sebagai "ancaman" untuk rezim Saudi, adalah target pembunuhan demi kegiatan damai mereka.

Organisasi hak asasi manusia internasional telah mengecam Arab Saudi karena gagal mengatasi situasi hak asasi di kerajaan. Mereka mengatakan Riyadh telah terus-menerus menerapkan kebijakan represif yang menahan kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul.

Aktivis mengatakan ada lebih dari 30.000 tahanan politik di Arab Saudi.

0 komentar:

Televisi al-Masirah melaporkan, Jaafari pada Ahad (21/6/2015) menuturkan, tentara yang disebut Jaish al-Fath dan Jaish al-Yarmouk yang berada di bawah komando Front al-Nusra, menerima pelatihan militer dari rezim Zionis Israel, Amerika Serikat dan Yordania.

Dia memperingatkan tentang propaganda media terhadap pemerintah Damaskus dan menandaskan, pemberitaan yang benar tentang apa yang terjadi di Suriah tidak ditemukan di media, tapi apa yang diliput untuk menyesatkan opini publik dunia dan negara-negara Arab.
Takfirisme

Ribuan Teroris Bersenjata Tiba di Suriah

Unknown  |  at  Senin, Juni 22, 2015

Televisi al-Masirah melaporkan, Jaafari pada Ahad (21/6/2015) menuturkan, tentara yang disebut Jaish al-Fath dan Jaish al-Yarmouk yang berada di bawah komando Front al-Nusra, menerima pelatihan militer dari rezim Zionis Israel, Amerika Serikat dan Yordania.

Dia memperingatkan tentang propaganda media terhadap pemerintah Damaskus dan menandaskan, pemberitaan yang benar tentang apa yang terjadi di Suriah tidak ditemukan di media, tapi apa yang diliput untuk menyesatkan opini publik dunia dan negara-negara Arab.

0 komentar:

Menurut Julian Assange, rezim Al Saud telah berubah menjadi ancaman dan bahaya bagi negara-negara tetangga dan Arab Saudi sendiri.

Assange menekankan, lima ratus ribu dokumen rahasia tersebut akan disebarkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Dalam dokumen-dokumen ini ditegaskan, Al Saud berpesta ria ketika menerima seratus kepala yang telah disembelih dari sejak permulaan tahun ini.

Menurut Wikileaks, Arab Saudi menuai banyak kritikan pedas sehubungan dengan kasus HAM. Sekalipun demikian, rezim ini masih menjadi sekutu utama dan dekat Amerika Serikat.

Dokumen-dokumen rahasia tersebut meliputi catatan, telegram, dan dokumen-dokumen rahasia yang berhasil dikumpulkan dari kedubes-kedubes Arab Saudi di seluruh jagat. Laporan-laporan super rahasia Kementerian Negara dan Badan Inteligen Umum Saudi juga terlihat di antara dokumen-dokumen tersebut.

Pihak kepolisian kota London senantiasa mengawasi gerak-gerik Assange dengan bantuan tenaga-tenaga yang telah ditempatkan di luar Kedubes Ekuador. Menurut pengakuan Scotlandyard, hingga kini sudah lebih dari 17 juta dolar dikeluarkan untuk menjaga keamanan Assange.

Wikileaks mulai tenar dan dikenal dunia dari sejak tahun 2010 ketika berani menyebarkan dokumen-dokumen rahasia berkenaan dengan perang Amerika di Iraq dan Afghanistan serta lima puluh telegram Kementerian Luar Negeri negara ini.
saudi

Al Saud adalah Ancaman untuk Negara Tetangga

Unknown  |  at  Senin, Juni 22, 2015

Menurut Julian Assange, rezim Al Saud telah berubah menjadi ancaman dan bahaya bagi negara-negara tetangga dan Arab Saudi sendiri.

Assange menekankan, lima ratus ribu dokumen rahasia tersebut akan disebarkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Dalam dokumen-dokumen ini ditegaskan, Al Saud berpesta ria ketika menerima seratus kepala yang telah disembelih dari sejak permulaan tahun ini.

Menurut Wikileaks, Arab Saudi menuai banyak kritikan pedas sehubungan dengan kasus HAM. Sekalipun demikian, rezim ini masih menjadi sekutu utama dan dekat Amerika Serikat.

Dokumen-dokumen rahasia tersebut meliputi catatan, telegram, dan dokumen-dokumen rahasia yang berhasil dikumpulkan dari kedubes-kedubes Arab Saudi di seluruh jagat. Laporan-laporan super rahasia Kementerian Negara dan Badan Inteligen Umum Saudi juga terlihat di antara dokumen-dokumen tersebut.

Pihak kepolisian kota London senantiasa mengawasi gerak-gerik Assange dengan bantuan tenaga-tenaga yang telah ditempatkan di luar Kedubes Ekuador. Menurut pengakuan Scotlandyard, hingga kini sudah lebih dari 17 juta dolar dikeluarkan untuk menjaga keamanan Assange.

Wikileaks mulai tenar dan dikenal dunia dari sejak tahun 2010 ketika berani menyebarkan dokumen-dokumen rahasia berkenaan dengan perang Amerika di Iraq dan Afghanistan serta lima puluh telegram Kementerian Luar Negeri negara ini.

0 komentar:

Minggu, 21 Juni 2015

Agha Murtaza Poya, mantan politisi Pakistan, meyakini bahwa Arab Saudi memainkan peran negatif dalam banyak masalah yang terjadi di Timur Tengah dan dunia Islam.

"Keluarga Kerajaan Saud (Al-Saud) memainkan peran aktif dalam perang yang dimulai oleh rezim Saddam terhadap Iran pada tahun 1980," kata analis.

Memperhatikan bahwa peran Saudi 'dalam mencoba untuk membatalkan pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung antara Iran dan kekuatan utama dunia tidak dapat dikesampingkan, Murteza Poya mengatakan, "WikiLeaks dapat mengungkapkan informasi seperti itu dalam beberapa hari mendatang."

Sarjana itu menekankan tidak ada keraguan tentang keaslian dokumen yang diungkapkan oleh WikiLeaks sejauh ini, menekankan bahwa tak seorang pun pernah menantang keabsahan dokumen yang diungkapkan oleh situs informasi rahasia.

Murteza Poya menambahkan Arab Saudi telah meluncurkan kampanye berbahaya terhadap Iran sejak negara itu membuat prestasi luar biasa di berbagai bidang.

Menurut analis Pakistan, ada begitu banyak hal yang bisa diungkapkan oleh WikiLeaks tentang peran negatif Saudi di dunia Muslim.

Murtaza Poya menambahkan bahwa Arab Saudi telah membuat propaganda negatif tidak hanya terhadap Iran tetapi juga terhadap negara Pakistan termasuk pendanaan banyak pusat untuk menyebarkan ekstremisme, sektarianisme dan terorisme di negara ini.
zionis

WikiLeaks Bisa Mengungkapkan Peran Saudi dalam Perang Iraq terhadap Iran

Unknown  |  at  Minggu, Juni 21, 2015

Agha Murtaza Poya, mantan politisi Pakistan, meyakini bahwa Arab Saudi memainkan peran negatif dalam banyak masalah yang terjadi di Timur Tengah dan dunia Islam.

"Keluarga Kerajaan Saud (Al-Saud) memainkan peran aktif dalam perang yang dimulai oleh rezim Saddam terhadap Iran pada tahun 1980," kata analis.

Memperhatikan bahwa peran Saudi 'dalam mencoba untuk membatalkan pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung antara Iran dan kekuatan utama dunia tidak dapat dikesampingkan, Murteza Poya mengatakan, "WikiLeaks dapat mengungkapkan informasi seperti itu dalam beberapa hari mendatang."

Sarjana itu menekankan tidak ada keraguan tentang keaslian dokumen yang diungkapkan oleh WikiLeaks sejauh ini, menekankan bahwa tak seorang pun pernah menantang keabsahan dokumen yang diungkapkan oleh situs informasi rahasia.

Murteza Poya menambahkan Arab Saudi telah meluncurkan kampanye berbahaya terhadap Iran sejak negara itu membuat prestasi luar biasa di berbagai bidang.

Menurut analis Pakistan, ada begitu banyak hal yang bisa diungkapkan oleh WikiLeaks tentang peran negatif Saudi di dunia Muslim.

Murtaza Poya menambahkan bahwa Arab Saudi telah membuat propaganda negatif tidak hanya terhadap Iran tetapi juga terhadap negara Pakistan termasuk pendanaan banyak pusat untuk menyebarkan ekstremisme, sektarianisme dan terorisme di negara ini.

0 komentar:

Jumat, 19 Juni 2015

Rahbar menyampaikan hal itu pada Rabu (17/6/2015) sore, ketika menerima kunjungan Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi beserta rombongan di Tehran. 

Menurut Ayatullah Khamenei, salah satu tujuan dinas-dinas keamanan dan intelijen Barat di Irak adalah untuk menghancurkan sendi-sendi persatuan nasional dan politik di negara itu. “Semua perlu waspada dan jeli dalam menghadapi konspirasi itu dan politik pecah-belah. Jangan biarkan persatuan Syiah, Sunni, Kurdi, dan Arab di Irak dirusak,” tegas Rahbar.

Pada kesempatan itu, Ayatullah Khamenei menyinggung pengalaman rakyat Irak di masa lalu selama penjajahan Inggris dan sekarang sedang menghadapi kebijakan ekspansionis Amerika Serikat. Beliau menandaskan bahwa pihak yang menginginkan keburukan atas bangsa Irak sama sekali tidak mau menyaksikan munculnya kekuatan besar rakyat di kancah nasional, karena itu Irak perlu melestarikan kekuatan ini.

Rahbar mengatakan bahwa Republik Islam Iran menganggap keamanan dan kemajuan Irak sebagai keamanan dan kemajuannya.

“AS dari satu sisi ingin menjarah kekayaan Irak sebagaimana yang mereka lakukan di beberapa negara Arab regional, dan dari sisi lain mereka ingin memaksakan agendanya seperti di masa lalu, namun Irak tidak boleh membiarkan tujuan itu terwujud,” tandas Rahbar.

Irak sekarang berkutat dalam pergolakan di Timur Tengah khususnya serangan luas kelompok ISIS dan teroris. Kelompok-kelompok teroris di Irak dan juga Suriah berupaya melancarkan sebuah konspirasi besar di kawasan dengan melemparkan isu-isu pemecah belah atas nama agama dan mazhab.

Pada dasarnya, konspirasi tersebut mengincar dua misi utama yaitu, pertama; memperlemah infrastruktur keamanan dan stabilitas di kawasan dengan cara memperluas zona-zona konflik di Irak dan Suriah, dan kedua; ingin mengesankan ketergantungan negara-negara regional terhadap kehadiran jangka panjang kekuatan-kekuatan trans-regional untuk menumpas teroris.

Sejalan dengan itu, Arab Saudi membantu memperkeruh krisis di Irak dan Suriah dengan cara memberi dukungan persenjataan dan dana kepada kelompok-kelompok teroris. Saudi juga memaksakan sebuah perang yang keji terhadap rakyat Yaman.

Jelas ada jarak yang jauh antara kebijakan yang diambil di bawah klaim koalisi internasional anti-ISIS dengan apa yang sesungguhnya dibutuhkan dalam perang nyata melawan terorisme ISIS di Irak dan Suriah.

Dengan memperhatikan peran AS dan beberapa negara lain seperti Saudi, yang ingin memperlemah pemerintah, serta persatuan nasional dan politik di Irak dan Suriah, manuver ini pada dasarnya menyasar keamanan kolektif di kawasan. Oleh sebab itu, untuk menghalau manuver tersebut negara-negara regional perlu mengidentifikasi musuh yang sesungguhnya dan memperkuat hubungan di antara mereka.

Situasi saat ini di Timur Tengah menuntut Iran dan negara-negara tetangga terutama Irak, untuk membangun hubungan yang kuat atas dasar kerja sama politik, keamanan, pertahanan, dan ekonomi di samping sektor-sektor lain seperti, ketertarikan dan kesamaan agama dan budaya.

Kemajuan dan keamanan merupakan dua unsur yang saling terkait, di mana akan tercipta di negara-negara regional melalui kerja sama dan juga pemeliharaan persatuan nasional dan politik. Oleh sebab itu, Ayatullah Khamenei menekankan isu-isu penting tersebut dalam pertemuannya dengan PM Irak.
Rahbar

Persatuan Nasional dan Politik Irak Perspektif Rahbar

Unknown  |  at  Jumat, Juni 19, 2015

Rahbar menyampaikan hal itu pada Rabu (17/6/2015) sore, ketika menerima kunjungan Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi beserta rombongan di Tehran. 

Menurut Ayatullah Khamenei, salah satu tujuan dinas-dinas keamanan dan intelijen Barat di Irak adalah untuk menghancurkan sendi-sendi persatuan nasional dan politik di negara itu. “Semua perlu waspada dan jeli dalam menghadapi konspirasi itu dan politik pecah-belah. Jangan biarkan persatuan Syiah, Sunni, Kurdi, dan Arab di Irak dirusak,” tegas Rahbar.

Pada kesempatan itu, Ayatullah Khamenei menyinggung pengalaman rakyat Irak di masa lalu selama penjajahan Inggris dan sekarang sedang menghadapi kebijakan ekspansionis Amerika Serikat. Beliau menandaskan bahwa pihak yang menginginkan keburukan atas bangsa Irak sama sekali tidak mau menyaksikan munculnya kekuatan besar rakyat di kancah nasional, karena itu Irak perlu melestarikan kekuatan ini.

Rahbar mengatakan bahwa Republik Islam Iran menganggap keamanan dan kemajuan Irak sebagai keamanan dan kemajuannya.

“AS dari satu sisi ingin menjarah kekayaan Irak sebagaimana yang mereka lakukan di beberapa negara Arab regional, dan dari sisi lain mereka ingin memaksakan agendanya seperti di masa lalu, namun Irak tidak boleh membiarkan tujuan itu terwujud,” tandas Rahbar.

Irak sekarang berkutat dalam pergolakan di Timur Tengah khususnya serangan luas kelompok ISIS dan teroris. Kelompok-kelompok teroris di Irak dan juga Suriah berupaya melancarkan sebuah konspirasi besar di kawasan dengan melemparkan isu-isu pemecah belah atas nama agama dan mazhab.

Pada dasarnya, konspirasi tersebut mengincar dua misi utama yaitu, pertama; memperlemah infrastruktur keamanan dan stabilitas di kawasan dengan cara memperluas zona-zona konflik di Irak dan Suriah, dan kedua; ingin mengesankan ketergantungan negara-negara regional terhadap kehadiran jangka panjang kekuatan-kekuatan trans-regional untuk menumpas teroris.

Sejalan dengan itu, Arab Saudi membantu memperkeruh krisis di Irak dan Suriah dengan cara memberi dukungan persenjataan dan dana kepada kelompok-kelompok teroris. Saudi juga memaksakan sebuah perang yang keji terhadap rakyat Yaman.

Jelas ada jarak yang jauh antara kebijakan yang diambil di bawah klaim koalisi internasional anti-ISIS dengan apa yang sesungguhnya dibutuhkan dalam perang nyata melawan terorisme ISIS di Irak dan Suriah.

Dengan memperhatikan peran AS dan beberapa negara lain seperti Saudi, yang ingin memperlemah pemerintah, serta persatuan nasional dan politik di Irak dan Suriah, manuver ini pada dasarnya menyasar keamanan kolektif di kawasan. Oleh sebab itu, untuk menghalau manuver tersebut negara-negara regional perlu mengidentifikasi musuh yang sesungguhnya dan memperkuat hubungan di antara mereka.

Situasi saat ini di Timur Tengah menuntut Iran dan negara-negara tetangga terutama Irak, untuk membangun hubungan yang kuat atas dasar kerja sama politik, keamanan, pertahanan, dan ekonomi di samping sektor-sektor lain seperti, ketertarikan dan kesamaan agama dan budaya.

Kemajuan dan keamanan merupakan dua unsur yang saling terkait, di mana akan tercipta di negara-negara regional melalui kerja sama dan juga pemeliharaan persatuan nasional dan politik. Oleh sebab itu, Ayatullah Khamenei menekankan isu-isu penting tersebut dalam pertemuannya dengan PM Irak.

0 komentar:

Rabu, 17 Juni 2015

Kerry mengatakan kepada wartawan melalui konferensi video dari Boston bahwa dia "benar-benar yakin" bahwa Assad telah menggunakan gas klorin untuk melakukan serangan kimia pada rakyatnya.

"Kami yakin bahwa serangan-serangan dominan telah dilakukan oleh rezim, dan kami menyusun portofolio untuk data yang mendukung bahkan saat kita berbicara sekarang," kata Kerry. 

"Saya pikir kesabaran semua orang semangkin tipis sehubungan dengan kebobrokan yang luar biasa dari persenjataan dan mekanisme pengiriman, yang telah digunakan Assad untuk melawan rakyatnya sendiri," tambahnya.

"Sejauh ini, belum berhenti, dan saya pikir itu hanya meningkatkan kemarahan masyarakat internasional pada rezim Assad," kata diplomat tertinggi AS.

Amerika Serikat telah lama menuduh Damaskus menggunakan bahan kimia terhadap rakyat Suriah.
Damaskus telah berulang kali menolak tuduhan itu. Dia (Suriah) sudah menyerahkan stok senjata kimia nya pada misi bersama yang dipimpin oleh PBB dan Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), yang mengawasi penghancuran senjata kimia Suriah.

Kerry mengatakan akhir tahun lalu bahwa Amerika Serikat telah "menghapus dan menghancurkan" semua senjata kimia Suriah yang dinyatakan oleh Damaskus.

Suriah telah dicengkeram oleh kerusuhan mematikan sejak 2011. Menurut laporan, Amerika Serikat dan sekutu regionalnya - terutama Qatar, Arab Saudi, dan Turki - yang mendukung teroris pemberontak yang beroperasi di dalam negeri Suriah.
Suriah

Kerry Menuduh Suriah Menggunakan Bahan Kimia terhadap Warga Sipil

Unknown  |  at  Rabu, Juni 17, 2015

Kerry mengatakan kepada wartawan melalui konferensi video dari Boston bahwa dia "benar-benar yakin" bahwa Assad telah menggunakan gas klorin untuk melakukan serangan kimia pada rakyatnya.

"Kami yakin bahwa serangan-serangan dominan telah dilakukan oleh rezim, dan kami menyusun portofolio untuk data yang mendukung bahkan saat kita berbicara sekarang," kata Kerry. 

"Saya pikir kesabaran semua orang semangkin tipis sehubungan dengan kebobrokan yang luar biasa dari persenjataan dan mekanisme pengiriman, yang telah digunakan Assad untuk melawan rakyatnya sendiri," tambahnya.

"Sejauh ini, belum berhenti, dan saya pikir itu hanya meningkatkan kemarahan masyarakat internasional pada rezim Assad," kata diplomat tertinggi AS.

Amerika Serikat telah lama menuduh Damaskus menggunakan bahan kimia terhadap rakyat Suriah.
Damaskus telah berulang kali menolak tuduhan itu. Dia (Suriah) sudah menyerahkan stok senjata kimia nya pada misi bersama yang dipimpin oleh PBB dan Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), yang mengawasi penghancuran senjata kimia Suriah.

Kerry mengatakan akhir tahun lalu bahwa Amerika Serikat telah "menghapus dan menghancurkan" semua senjata kimia Suriah yang dinyatakan oleh Damaskus.

Suriah telah dicengkeram oleh kerusuhan mematikan sejak 2011. Menurut laporan, Amerika Serikat dan sekutu regionalnya - terutama Qatar, Arab Saudi, dan Turki - yang mendukung teroris pemberontak yang beroperasi di dalam negeri Suriah.

0 komentar:

Al-Qaeda mengalami serangkaian kemunduran dalam beberapa bulan terakhir dengan kematian beberapa komandannya, AFP melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan video, Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) menegaskan bahwa Nasir al-Wuhayshi tewas.

Wuhayshi "tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS bersama dua 'mujahidin' lain", kata pernyataan yang dibacakan al-Qaeda Khaled Omar Batarfi 15 Juni silam.

AQAP diyakini berada di balik serangan mematikan di kantoor majalah Charlie Hebdo di Paris awal tahun ini. Kelompok ini mengatakan telah mengangkat kepala militer Qassem al-Rimi sebagai pemimpin baru.

Wuhayshi pernah mendapat pelatihan di kamp grup Al-Farouk di Afghanistan pada akhir 1990-an. Pada 2007, Wuhayshi diangkat menjadi kepala AQAP.

Washington berulang kali menargetkan militan AQAP dalam serangan pesawat tak berawak di Yaman dan menewaskan beberapa komandan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Nasser bin Ali al-Ansi.
zionis

Komandan AQAP Tewas

Unknown  |  at  Rabu, Juni 17, 2015

Al-Qaeda mengalami serangkaian kemunduran dalam beberapa bulan terakhir dengan kematian beberapa komandannya, AFP melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan video, Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) menegaskan bahwa Nasir al-Wuhayshi tewas.

Wuhayshi "tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS bersama dua 'mujahidin' lain", kata pernyataan yang dibacakan al-Qaeda Khaled Omar Batarfi 15 Juni silam.

AQAP diyakini berada di balik serangan mematikan di kantoor majalah Charlie Hebdo di Paris awal tahun ini. Kelompok ini mengatakan telah mengangkat kepala militer Qassem al-Rimi sebagai pemimpin baru.

Wuhayshi pernah mendapat pelatihan di kamp grup Al-Farouk di Afghanistan pada akhir 1990-an. Pada 2007, Wuhayshi diangkat menjadi kepala AQAP.

Washington berulang kali menargetkan militan AQAP dalam serangan pesawat tak berawak di Yaman dan menewaskan beberapa komandan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Nasser bin Ali al-Ansi.

0 komentar:

"Dalam waktu 24 jam pemerintah Palestina akan mengundurkan diri," kata beberapa pejabat senior gerakan Fatah Abbas seperti dikutip dari konferensi Dewan Revolusioner Fatah ke 15 yang diadakan di kota Ramallah, Tepi Barat pada Selasa (16/6/15).

Ketidakmampuan untuk menggunakan otoritasnya di Jalur Gaza yang terkepung dan dilanda perang telah dikutip sebagai titik utama perselisihan antara Fatah dan Hamas dan alasan untuk pengunduran diri pemerintah persatuan Palestina pertama, dipicu oleh dua gerakan saingan pada Juni 2014.

"Pemerintah akan mengundurkan diri dalam 24 jam ke depan karena dia lemah dan tidak ada kesempatan bagi Hamas untuk dibenarkan bekerja di Gaza," Amin Maqbul, sekretaris jenderal Dewan Revolusi, yang berfungsi sebagai badan legislatif Fatah, kepada AFP.

Maqbul lebih lanjut menyatakan bahwa pemerintah baru akan terbentuk dalam waktu 24 jam, namun seorang peserta yang tidak disebutkan namanya di konferensi mengatakan akan mengambil beberapa hari.

Hamas dan Fatah telah berselisih sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006. Perselisihan meminggirkan pemerintahan Hamas ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Fatah, sementara itu, mendirikan kantor pusat di wilayah Palestina di Tepi Barat.

Hamas dan Fatah sepakat untuk mengakhiri perselisihan mereka dan berdamai pada bulan April 2014. Langkah ini membuat marah Tel Aviv yang menanggapi dengan mengakhiri apa yang disebut pembicaraan damai dengan Otoritas Palestina.
palestina terkini

Abbas: Pemerintah Palestina Akan Mengundurkan Diri dalam 24 Jam

Unknown  |  at  Rabu, Juni 17, 2015

"Dalam waktu 24 jam pemerintah Palestina akan mengundurkan diri," kata beberapa pejabat senior gerakan Fatah Abbas seperti dikutip dari konferensi Dewan Revolusioner Fatah ke 15 yang diadakan di kota Ramallah, Tepi Barat pada Selasa (16/6/15).

Ketidakmampuan untuk menggunakan otoritasnya di Jalur Gaza yang terkepung dan dilanda perang telah dikutip sebagai titik utama perselisihan antara Fatah dan Hamas dan alasan untuk pengunduran diri pemerintah persatuan Palestina pertama, dipicu oleh dua gerakan saingan pada Juni 2014.

"Pemerintah akan mengundurkan diri dalam 24 jam ke depan karena dia lemah dan tidak ada kesempatan bagi Hamas untuk dibenarkan bekerja di Gaza," Amin Maqbul, sekretaris jenderal Dewan Revolusi, yang berfungsi sebagai badan legislatif Fatah, kepada AFP.

Maqbul lebih lanjut menyatakan bahwa pemerintah baru akan terbentuk dalam waktu 24 jam, namun seorang peserta yang tidak disebutkan namanya di konferensi mengatakan akan mengambil beberapa hari.

Hamas dan Fatah telah berselisih sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006. Perselisihan meminggirkan pemerintahan Hamas ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Fatah, sementara itu, mendirikan kantor pusat di wilayah Palestina di Tepi Barat.

Hamas dan Fatah sepakat untuk mengakhiri perselisihan mereka dan berdamai pada bulan April 2014. Langkah ini membuat marah Tel Aviv yang menanggapi dengan mengakhiri apa yang disebut pembicaraan damai dengan Otoritas Palestina.

0 komentar:

Sabtu, 13 Juni 2015

Marinir Israel, Jumat (12/6) pagi menembaki perahu nelayan Palestina saat melaut di lepas pantai Gaza.

Sumber di lapangan menyebutkan, pasukan marinir Israel menggunakan kapal perang melancakan tembakan ke sejumlah perahu nelayan Palestina, yang tengah mencari ikan, tanpa menyebut adanya korban dalam serangan ini. Namun para nelayan terpaksa kembali ke tepi pantai.

Marinir Israel sengaja mengincar para nelayan Palestina di pantai Gaza, dan melarang mereka mencari ikan, dengan menembaki mereka dan menangkapnya.

Penembakan ini merupakan rangkaian pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel, setelah ditandatangani dengan perlawanan Palestina pada 26 Agustus 2014 lalu dengan mediasi Mesir.
palestina terkini

Marinir Israel Tembaki Nelayan Palestina di Gaza

Unknown  |  at  Sabtu, Juni 13, 2015

Marinir Israel, Jumat (12/6) pagi menembaki perahu nelayan Palestina saat melaut di lepas pantai Gaza.

Sumber di lapangan menyebutkan, pasukan marinir Israel menggunakan kapal perang melancakan tembakan ke sejumlah perahu nelayan Palestina, yang tengah mencari ikan, tanpa menyebut adanya korban dalam serangan ini. Namun para nelayan terpaksa kembali ke tepi pantai.

Marinir Israel sengaja mengincar para nelayan Palestina di pantai Gaza, dan melarang mereka mencari ikan, dengan menembaki mereka dan menangkapnya.

Penembakan ini merupakan rangkaian pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel, setelah ditandatangani dengan perlawanan Palestina pada 26 Agustus 2014 lalu dengan mediasi Mesir.

0 komentar:

Rabu, 10 Juni 2015

Dalam konferensi pers mingguan hari ini di Tehran, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Marzieh Afkham mengatakan tuduhan itu sebuah permainan belaka.

Afkham juga mengatakan "pendekatan keamanan" akan gagal mengakhiri ketegangan di Bahrain. Solusi damai yang melibatkan semua pihak dalam proses politik  adalah kunci menyelesaikan konflik di Bahrain, lanjutnya.

Pada Minggu silam, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengklaim menghancurkan sebuah sel besar teroris yang tehubung dengan kelompok terlarang di Iran.  Dua anggota senior kelompok itu -- yang merekrut warga Bahrain  untuk melakukan operasi di Bahrain -- masih buron di Iran, lanjut Kementerian.

Bahrain menyaksikan sejumlah demo anti pemerintah sejak 2011. Puluhan warga Bahrain tewas dan ribuan lainnya teruka dalam tindakan keras pemerintah untuk menghentikan demo.

Afkham menyesali kondisi Yaman yang terus memburuk sejak serangan 26 Maret lalu.   Dia juga mengecam Riyadh yang menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk bahan makanan dan obat-obatan, ke Yaman.

Dia menyatakan optimisme bahwa konflik di Yaman bisa diselesaikan melalui perundingan internal Yaman.
Iran

Iran Tolak Klaim Bahrain

Unknown  |  at  Rabu, Juni 10, 2015

Dalam konferensi pers mingguan hari ini di Tehran, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Marzieh Afkham mengatakan tuduhan itu sebuah permainan belaka.

Afkham juga mengatakan "pendekatan keamanan" akan gagal mengakhiri ketegangan di Bahrain. Solusi damai yang melibatkan semua pihak dalam proses politik  adalah kunci menyelesaikan konflik di Bahrain, lanjutnya.

Pada Minggu silam, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengklaim menghancurkan sebuah sel besar teroris yang tehubung dengan kelompok terlarang di Iran.  Dua anggota senior kelompok itu -- yang merekrut warga Bahrain  untuk melakukan operasi di Bahrain -- masih buron di Iran, lanjut Kementerian.

Bahrain menyaksikan sejumlah demo anti pemerintah sejak 2011. Puluhan warga Bahrain tewas dan ribuan lainnya teruka dalam tindakan keras pemerintah untuk menghentikan demo.

Afkham menyesali kondisi Yaman yang terus memburuk sejak serangan 26 Maret lalu.   Dia juga mengecam Riyadh yang menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk bahan makanan dan obat-obatan, ke Yaman.

Dia menyatakan optimisme bahwa konflik di Yaman bisa diselesaikan melalui perundingan internal Yaman.

0 komentar:

Senin, 08 Juni 2015

Membantai warga tak berdosa terutama kaum wanita dan anak-anak sudah merupakan sebuah tindakan yang lumrah bagi ISIL. Hingga sekarang, sudah ribuan warga sipil meregang nyawa lantaran aksi teroris kelompok teroris anti Islam ini.

Dalam sebuah aksi teroris terakhir, ISIL ingin meledakkan bendungan Samarra’ yang merupakan sumber air dan perairan warga kota Samarra’. ISIL mengirimkan sebuah perahu yang sudah diisi dengan bom untuk meledakkan bendungan ini.

Tetapi, sebelum niat mereka tercapai, pasukan sukarelawan rakyat Iraq berhasil mendeteksi perahu tersebut dan lantas meledakkannya sebelum menembus bendungan.

Dalam sebuah pertempuran sengit di tenggara Samarra’, pasukan sukarelawan Iraq juga berhasil meledakkan sebuah mobil bersenjata dan menewaskan 12 orang anggota ISIL.
Isis

Upaya Peledakan Bendungan Samarra Berhasil Digagalkan

Unknown  |  at  Senin, Juni 08, 2015

Membantai warga tak berdosa terutama kaum wanita dan anak-anak sudah merupakan sebuah tindakan yang lumrah bagi ISIL. Hingga sekarang, sudah ribuan warga sipil meregang nyawa lantaran aksi teroris kelompok teroris anti Islam ini.

Dalam sebuah aksi teroris terakhir, ISIL ingin meledakkan bendungan Samarra’ yang merupakan sumber air dan perairan warga kota Samarra’. ISIL mengirimkan sebuah perahu yang sudah diisi dengan bom untuk meledakkan bendungan ini.

Tetapi, sebelum niat mereka tercapai, pasukan sukarelawan rakyat Iraq berhasil mendeteksi perahu tersebut dan lantas meledakkannya sebelum menembus bendungan.

Dalam sebuah pertempuran sengit di tenggara Samarra’, pasukan sukarelawan Iraq juga berhasil meledakkan sebuah mobil bersenjata dan menewaskan 12 orang anggota ISIL.

0 komentar:

Kamis, 04 Juni 2015

Kelompok relawan Irak al-Hashd al-Shaabi dalam statamennya yang dirilis Rabu (3/6) menyatakan ratusan anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dihajar serangan pasukan udara Irak terhadap b
eberapa konvoi mobil ISIS di sebuah lokasi yang terletak di antara al-Ramanah dan al-Qaim.

Menurut Alalam, al-Hashd al-Shaabi menyatakan beberapa konvoi pasukan teroris ISIS itu datang dari wilayah Suriah untuk membantu rekan-rekan mereka di provinsi Anbar, Irak.

Al-Hashd al-Shaabi menyebutkan sekitar 300 anggota ISIS disergap maut, beberapa kamp militer ISIS di kawasan Anah dan Rawah hancur, dan serangan udara dilakukan setelah ada laporan mengenai masuknya para teroris ISIS dari wilayah Suriah ke Anbar.

Laporan lain dari para pejabat Irak yang dilansir AFP menyebutkan bahwa satu lokasi penting yang digunakan ISIS untuk menyiapkan bom mobil luluh lantak digempur pasukan udara di gerbang kita al-Huwaijah di timur laut Baghdad.

Tidak disebutkan apakah pasukan udara itu berasal dari pasukan koalisi internasional atau pasukan Irak sendiri. Bom mobil adalah salah satu sarana kekerasan ISIS yang paling banyak menumpahkan darah di Irak.

Di Fallujah, sebagaimana dilaporkan Anatolia, Mayor Pol. Wisam al-Fallahi, menyatakan serangan udara koalisi internasional menewaskan 13 anggota ISIS dan melukai 22 lainnya. Serangan itu menerjang salah satu gudang amunisi dan perlengkapan perang ISIS di barat Fallujah.

ISIS Ancam Tutup Bendungan Fallujah

ISIS mengancam akan menutup bendungan Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, dan memutus aliran sungai ke arah provinsi Anbar sebagai balasan ISIS dan cara mereka untuk menyulitkan operasi pasukan Irak untuk membebaskan provinsi ini dari tangan ISIS.

Ketua parlemen provinsi Anbar Sabah al-Karhut mengatakan ISIS mulai menggunakan cara “perang air nan keji” untuk mengacaukan keadaan di kawasan Khalidiyyah dan Habaniyyah yang dikuasai pasukan keamanan Irak dan pasukan adat. Cara itu dilakukan ISIS ketika posisinya di Ramadi sudah terkepung oleh pasukan gabungan Irak.

“Pemutusan aliran air merupakan cara terkeji ISIS untuk membuat kaum perempuan, anak kecil dan lansia mati kehausan atau memaksa mereka untuk mengungsi ke tempat lain,” kecam al-Karhut.
zionis

Ratusan Teroris Tewas di Irak, ISIS Gunakan Bendungan Sebagai Senjata

Unknown  |  at  Kamis, Juni 04, 2015

Kelompok relawan Irak al-Hashd al-Shaabi dalam statamennya yang dirilis Rabu (3/6) menyatakan ratusan anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dihajar serangan pasukan udara Irak terhadap b
eberapa konvoi mobil ISIS di sebuah lokasi yang terletak di antara al-Ramanah dan al-Qaim.

Menurut Alalam, al-Hashd al-Shaabi menyatakan beberapa konvoi pasukan teroris ISIS itu datang dari wilayah Suriah untuk membantu rekan-rekan mereka di provinsi Anbar, Irak.

Al-Hashd al-Shaabi menyebutkan sekitar 300 anggota ISIS disergap maut, beberapa kamp militer ISIS di kawasan Anah dan Rawah hancur, dan serangan udara dilakukan setelah ada laporan mengenai masuknya para teroris ISIS dari wilayah Suriah ke Anbar.

Laporan lain dari para pejabat Irak yang dilansir AFP menyebutkan bahwa satu lokasi penting yang digunakan ISIS untuk menyiapkan bom mobil luluh lantak digempur pasukan udara di gerbang kita al-Huwaijah di timur laut Baghdad.

Tidak disebutkan apakah pasukan udara itu berasal dari pasukan koalisi internasional atau pasukan Irak sendiri. Bom mobil adalah salah satu sarana kekerasan ISIS yang paling banyak menumpahkan darah di Irak.

Di Fallujah, sebagaimana dilaporkan Anatolia, Mayor Pol. Wisam al-Fallahi, menyatakan serangan udara koalisi internasional menewaskan 13 anggota ISIS dan melukai 22 lainnya. Serangan itu menerjang salah satu gudang amunisi dan perlengkapan perang ISIS di barat Fallujah.

ISIS Ancam Tutup Bendungan Fallujah

ISIS mengancam akan menutup bendungan Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, dan memutus aliran sungai ke arah provinsi Anbar sebagai balasan ISIS dan cara mereka untuk menyulitkan operasi pasukan Irak untuk membebaskan provinsi ini dari tangan ISIS.

Ketua parlemen provinsi Anbar Sabah al-Karhut mengatakan ISIS mulai menggunakan cara “perang air nan keji” untuk mengacaukan keadaan di kawasan Khalidiyyah dan Habaniyyah yang dikuasai pasukan keamanan Irak dan pasukan adat. Cara itu dilakukan ISIS ketika posisinya di Ramadi sudah terkepung oleh pasukan gabungan Irak.

“Pemutusan aliran air merupakan cara terkeji ISIS untuk membuat kaum perempuan, anak kecil dan lansia mati kehausan atau memaksa mereka untuk mengungsi ke tempat lain,” kecam al-Karhut.

0 komentar:

Rabu, 03 Juni 2015

Ayatullah Mirza Jawad Aqa Maliki Tabrizi dalam kitab Al-Murāqabāt telah memaparkan keutamaan dan keagungan siang dan malam hari Nisfu Sya’ban sebagai berikut:

a. Malam Nisfu Sya’ban termasuk kategori malam Lailatul Qadr. Malam ini adalah malam pembagian rezeki dan umur. Dalam sebuah hadis ditegaskan bahwa Allah telah menyiapkan malam ini untuk umat manusia sebagaimana Dia telah menyiapkan malam Lailatul Qadr untuk Rasulullah saw.

b. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam ziarah kepada Imam Husain as. Selain para malaikat, seratus ribu nabi juga berziarah kepada beliau.

c. Malam Nisfu Sya’ban termasuk malam yang dianjurkan supaya dihidupkan dengan ibadah. Bisa ditegaskan bahwa tak ada satu malam pun, baik malam Lailatul Qadr maupun selain malam Lailatul Qadr, yang bisa menandingi malam ini.

d. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam kelahiran seorang Imam Mahdi as yang akan memenuhi seluruh jagad dengan keadilan. Beliau akan membersihkan bumi dari segala kekotoran dan berkuasa atas seluruh bidang agamawi dan duniawi.
Akhlaq

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Unknown  |  at  Rabu, Juni 03, 2015

Ayatullah Mirza Jawad Aqa Maliki Tabrizi dalam kitab Al-Murāqabāt telah memaparkan keutamaan dan keagungan siang dan malam hari Nisfu Sya’ban sebagai berikut:

a. Malam Nisfu Sya’ban termasuk kategori malam Lailatul Qadr. Malam ini adalah malam pembagian rezeki dan umur. Dalam sebuah hadis ditegaskan bahwa Allah telah menyiapkan malam ini untuk umat manusia sebagaimana Dia telah menyiapkan malam Lailatul Qadr untuk Rasulullah saw.

b. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam ziarah kepada Imam Husain as. Selain para malaikat, seratus ribu nabi juga berziarah kepada beliau.

c. Malam Nisfu Sya’ban termasuk malam yang dianjurkan supaya dihidupkan dengan ibadah. Bisa ditegaskan bahwa tak ada satu malam pun, baik malam Lailatul Qadr maupun selain malam Lailatul Qadr, yang bisa menandingi malam ini.

d. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam kelahiran seorang Imam Mahdi as yang akan memenuhi seluruh jagad dengan keadilan. Beliau akan membersihkan bumi dari segala kekotoran dan berkuasa atas seluruh bidang agamawi dan duniawi.

0 komentar:

General

© 2015 Gen Syi'ah. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger Template. Powered by Blogger.